Search this site
Embedded Files
Generasi Literat
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Mari Bekenalan
    • Dampak
    • Karya
    • Kontak kami
  • Program
    • Literasi Kebhinnekaan dan Perdamaian
    • Literasi Kesehatan Mental
    • Literasi Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Kelompok Marginal
    • Literasi Digital
    • Gerakan Kembali Ke Buku (GKKB)
  • Cerita Manusia
  • Mitra
Generasi Literat
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Mari Bekenalan
    • Dampak
    • Karya
    • Kontak kami
  • Program
    • Literasi Kebhinnekaan dan Perdamaian
    • Literasi Kesehatan Mental
    • Literasi Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Kelompok Marginal
    • Literasi Digital
    • Gerakan Kembali Ke Buku (GKKB)
  • Cerita Manusia
  • Mitra
  • More
    • Beranda
    • Tentang Kami
      • Mari Bekenalan
      • Dampak
      • Karya
      • Kontak kami
    • Program
      • Literasi Kebhinnekaan dan Perdamaian
      • Literasi Kesehatan Mental
      • Literasi Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Kelompok Marginal
      • Literasi Digital
      • Gerakan Kembali Ke Buku (GKKB)
    • Cerita Manusia
    • Mitra

Cerita Kemanusiaan

Self-Talk Positif: Teman Terbaik yang Diam-Diam Mengubah Hidup Kita

Gambar: Freepik

Sore itu, ketika tiba di sebuah kafe di daerah Jakarta Timur, aku melihat seorang teman baikku, di antara di antara keramaian. Dia begitu asyik menikmati segelas Americano sambil scrolling media sosial.


Aku menghampirinya. Dia menyambutku dengan ramah, sambil mengulag kembali nostalgia masa lalu. Meski baru dua bulan tak bertemu, rasanya waktu berjalan semakin cepat, seiring usia bertambah.


Kami berbincang seru ditemani kentang goreng ala cafe. Kami membicarakan perkembangan perjalanan hidup selama  tak bertemu, seperti dua orang yang sedang merumuskan visi masa depan. Di tengah percakapan itu, aku menyadari sesuatu yang dulu tak pernah kulihat darinya.


“Bro, gue takjub deh sama lo. Kok lo bisa sih tetap konsisten percaya diri?” tanyaku penasaran.

“Gue tiap hari nyempetin buat positive self-talk karena itu bisa meningkatkan kepercayaan diri gue,” jawabnya santai. 

Ucapannya membuatku berpikir: sudah sesering apa aku berdialog dengan diriku sendiri?

Kenapa Self-Talk Positif Penting

Self-talk positif bukan sekadar berbicara pada diri sendiri. Ia adalah dialog batin yang membentuk cara kita memaknai diri, menafsirkan pengalaman, dan merespons tantangan. Banyak orang mengira self-talk hanya berupa afirmasi positif yang diulang-ulang, padahal prosesnya jauh lebih mendalam. Cara kita berbicara pada diri sendiri menentukan bagaimana kita melihat dunia dan bagaimana kita bertindak.


Dalam psikologi kognitif, self-talk digambarkan sebagai suara batin yang selalu menyertai langkah kita. Suara itu bisa membuat kita berhenti karena takut gagal, atau justru mendorong kita melangkah lebih jauh karena percaya bisa.


Jika suara itu dipenuhi kritik dan keraguan, kepercayaan diri pun merosot. Namun ketika narasi internal lebih suportif dan penuh welas asih, kita menjadi lebih tahan banting menghadapi tekanan hidup.

Kekuatan Self-Talk Positif

Percakapan dengan teman tadi membuatku semakin penasaran tentang dampak self-talk dalam kehidupanku yang setiap hari bertemu banyak klien.

Budi, temanku, mengakui bahwa dirinya kini lebih positif dan lebih menerima dirinya. “Gue lebih bisa ngatur pola pikir karena gue menanamkan narasi bahwa gue akan melakukan yang terbaik,” katanya.


Self-talk positif bukan berarti memaksakan diri untuk selalu bahagia atau berpikir positif. Gregory L. Jantz dalam tulisannya untuk Psychology Today menjelaskan bahwa self-talk positif bukanlah melihat sesuatu seperti yang ingin kita lihat, tetapi mengenali kebenaran dalam situasi dan dalam diri kita.


Self-talk positif membantu kita tetap punya energi untuk maju. Kita pasti membuat kesalahan. Kita mungkin berjalan lebih lambat dari orang lain. Tapi kita tidak harus terpuruk karenanya. Kita butuh suara yang menenangkan dan menguatkan. Jika bukan dari diri sendiri, dari siapa lagi?


Self-talk positif memberi banyak manfaat, seperti meningkatkan kepercayaan diri, memberi rasa kendali dalam hidup, dan membantu kita mencapai tujuan. Ia juga membuka ruang refleksi: “Apa yang sebenarnya aku butuhkan?” atau “Bagaimana aku memperbaiki keadaan tanpa menyalahkan diri sendiri?” Dari sinilah kita tumbuh menjadi pribadi yang lebih sadar, lebih tenang, dan lebih selaras dengan diri sendiri.

Memulai Kebiasaan Self-Talk Positif

Self-talk positif membantu menanamkan keyakinan bahwa kita mampu berkembang, sekalipun prosesnya tidak selalu mulus. Lalu, bagaimana memulainya?


Temanku memberi contoh sederhana. Ia melakukan self-talk positif sebelum memulai aktivitas, biasanya saat ingin berangkat kerja atau di area parkir. Baginya, ini membantu menyiapkan mental dan meningkatkan rasa percaya diri saat harus bertemu calon klien.


Sobat Literat juga bisa mencoba menuliskan 3–5 hal yang disyukuri hari ini. Cara ini membantu kita menyadari bahwa hal-hal baik sebenarnya sudah hadir dalam hidup. 

Jika Ingin lebih dalam, tanyakan pada diri sendiri tiga hal ini: apa yang disyukuri hari ini, apa yang ingin dicapai, dan apa yang ingin diperbaiki tanpa menghakimi diri. Perlahan, kebiasaan kecil ini akan membawa perubahan besar.


Selain itu, kelilingilah diri kita dengan orang-orang yang positif: mereka yang bergerak menuju visinya dan memotivasi kita menjadi pribadi yang lebih baik. Lingkungan optimis akan menularkan pola pikir dan kebiasaan yang sehat, termasuk praktik self-talk positif.


Pada akhirnya, self-talk adalah bentuk hubungan paling intim dengan diri sendiri, hubungan yang sering kita abaikan. Seperti kata temanku, “Kalau kita nggak menerima dan percaya sama diri sendiri, gimana orang lain bisa percaya sama kita?”


Jadi, mari kita mulai membangun kebiasaan self-talk positif dari hari ini!  

Baca artikel lainnya di sini

Generasi Literat Indonesia


Jl. Kayu Putih Raya No. 30, Pondok Cabe udik, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten, 15418



Tentang KamiProgramCerita ManusiaMitraKontak


Ikuti Kami
InstagramTikTokYouTube
Copyright © 2024 Generasi Literat. All rights reserved
Google Sites
Report abuse
Page details
Page updated
Google Sites
Report abuse